Sebuah kalender adalah sebuah sistem untuk memberi nama pada sebuah
periode waktu (seperti hari sebagai contohnya). Nama-nama ini dikenal
sebagai tanggal kalender. Tanggal ini bisa didasarkan dari
gerakan-gerakan benda angkasa seperti matahari dan bulan. Kalender juga
dapat mengacu kepada alat yang mengilustrasikan sistem tersebut (sebagai
contoh, sebuah kalender dinding).
Sistem Kalender:
- Kalender yang digunakan secara umum ialah kalender solar, kalender lunar, kalender lunisolar, dan kalender persetujuan.
- Kalender Lunar adalah kalender yang disesuaikan dengan pergerakan Bulan (fase bulan); contohnya ialah Hijriah.
- Kalender Solar adalah kalender yang di dasarkan dari musim dan
pergerakan Matahari. Contohnya ialah Kalender Persia, dan Kalender
Romawi.
- Kalender Lunisolar adalah kalender yang disesuaikan dengan
pergerakan bulan dan matahari, seperti Kalender Bali, Kalender Yahudi,
dan Kalender Tionghoa sebagai contohnya.
- Kalender Persetujuan adalah Kalender yang tidak disesuaikan dengan
Bulan dan Matahari, contohnya adalah hari dan minggu Julian yang
digunakan oleh pakar bintang.
- Ada juga kalender yang tampaknya disesuaikan dengan pergerakan
Venus, seperti beberapa Kalender Mesir Kuno. Kalender ini juga tampaknya
sering dipakai di peradaban dekat khatulistiwa.
Berikut 10 Jenis Kalender dari Berbagai Belahan Dunia:
1.Kalender Kibti/Qibti
[lihat.co.id] - Kalender
ini adalah kalender Bangsa Mesir, dan saat ini masih terpakai secara
rahasia oleh supranaturalis/paranormal Indonesia. Kalender ini punya
banyak fungsi, yaitu untuk mengetahui kapan seseorang wafat, lahir,
sembuh, dsb.
Contohnya, dalam kitab karangan guru besar Abu Hayillah Al-Marzuki
disebutkan bahwa jika orang Pisces atau HUT yg sakit mulai hari Sabtu
bulan Kahik maka pertanda akan wafat. Dan memang ilmu falak dalam kitab
ini berlandaskan juga kepada kalender ini dan kalender Rum atau Romawi.
2.Kalender Jepang
[lihat.co.id] - Sampai
akhir tahun ke-5 zaman Meiji atau sekitar 1872, Jepang masih
menggunakan Kalender TempÅ (Temporeki). Lantas Jepang menggunakan sistem
Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji atau 1 Januari 1873.
Kalender Jepang dalam satu tahun terbagi menjadi 12 bulan yaitu
Ichigatsu, Nigatsu, Sangatsu, Shigatsu, Gogatsu, Rokugatsu, Sichigatsu,
Hachigatsu, Kugatsu, Jugatsu, Juichigatsu dan Junigatsu.
3.Kalender Maya
[lihat.co.id] - Kalender
Maya merupakan sistem kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang
dikenal dengan nama Maya. Kalender ini diciptakan pada masa Baktun ke-6
(sekitar tahun 747-353 SM). Puncak kejayaan peradaban Suku Maya yang
tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah terjadi sekitar tahun
250-900 M.
Satu siklus dalam perhitungan kalender ini memiliki lama waktu 260 hari
yang terbagi dalam 13 trecena dan lama waktu setiap trecena adalah 20
hari. Meskipun tidak ada kepastian kapan awal hari dari 20 penanggalan
tersebut, namun pada buku Chilam Balam diperoleh referensi bahwa hari
pertama adalah Imix.
4.Kalender Julian
[lihat.co.id] - Kalender
Julian, satu tahun secara rata-rata didefinisikan sebagai 365,25 hari.
Angka 365,25 dapat dinyatakan dalam bentuk (3�365+ 1�366)/4. Karena itu
dalam kalender Julian, terdapat tahun kabisat setiap 4 tahun. Kalender
Julian berlaku sampai dengan Kamis-4 Oktober 1582 M.
5.Kalender Gregorius
[lihat.co.id] - Detil di makam Paus Gregorius XIII menggambarkan perayaan pengenalan kalender Gregorian
Kalender Gregorius atau Kalender Gregorian adalah kalender yang sekarang
paling banyak dipakai di Dunia Barat. Ini merupakan modifikasi Kalender
Julius. Yang pertama kali mengusulkannya ialah Dr. Aloysius Lilius dari
Napoli-Italia, dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII, pada tanggal 24
Februari 1582. Penanggalan tahun kalender ini, berdasarkan tahun Masehi.
Kalender ini diciptakan karena Kalender Julius dinilai kurang akurat,
sebab permulaan musim semi (21 Maret) semakin maju sehingga perayaan
Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I pada tahun 325 tidak
tepat lagi. Lalu pada tahun 1582, Kamis-4 Oktober diikuti Jumat-15
Oktober.
Satu tahun dalam Kalender Julius berlangsung selama 365 hari 6 jam.
Tetapi karena revolusi Bumi hanya berlangsung selama 365 hari 5 jam 48
menit 46 detik, maka setiap 1 milenium, Kalender Julius kelebihan 7
sampai 8 hari (11 menit 14 detik per tahun). Masalah ini dipecahkan
dengan hari-hari kabisat yang agak berbeda pada kalender baru ini. Pada
kalender Julius, setiap tahun yang bisa dibagi dengan 4 merupakan tahun
kabisat. Tetapi pada kalender baru ini, tahun yang bisa dibagi dengan
100 hanya dianggap sebagai tahun kabisat jika tahun ini juga bisa dibagi
dengan 400.
Misalkan tahun 1700, 1800, dan 1900 bukan tahun kabisat. Tetapi tahun 1600 dan 2000 merupakan tahun kabisat.
Setelah Kalender Gregorius dicanangkan, tidak semua negara mau
memakainya. Baru beberapa abad setelah ini, hampir semua negara barat
mau mengimplementasikannya. Rusia baru mengimplementasikannya pada tahun
1918. Dengan demikian Revolusi Komunis Rusia yang sekarang diperingati
setiap tanggal 7 November, disebut sebagai Revolusi Oktober. Gereja
Ortodoks sampai saat ini masih memakai Kalender Julius.
6.Kalender Hijriyah
[lihat.co.id] - Kalender
Hijriyah atau Kalender Islam adalah kalender yang digunakan oleh umat
Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan
dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender ini dinamakan
Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun
dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke
Madinah, yakni pada tahun 622 M.
Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah
juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam
menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya. Dalam Kalender Hijriah,
sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat
tersebut. 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari
dibanding dengan 1 tahun Kalender Masehi.
7.Kalender Jawa
[lihat.co.id] - Kalender
Jawa adalah sebuah kalender yang istimewa karena merupakan perpaduan
antara budaya Islam, budaya Hindu-Buddha Jawa dan bahkan juga sedikit
budaya Barat. Dalam sistem kalender Jawa, siklus hari yang dipakai ada
dua: siklus mingguan yang terdiri dari 7 hari seperti yang kita kenal
sekarang, dan siklus pekan pancawara yang terdiri dari 5 hari pasaran.
Pada tahun 1625 Masehi, Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan
agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan
dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Sejak saat itu kalender Jawa
versi Mataram menggunakan sistem kalender kamariah atau lunar, namun
tidak menggunakan angka dari tahun Hijriyah (saat itu tahun 1035 H).
Angka tahun Saka tetap dipakai dan diteruskan. Hal ini dilakukan demi
asas kesinambungan. Sehingga tahun saat itu yang adalah tahun 1547 Saka,
diteruskan menjadi tahun 1547 Jawa.
8.Kalender Saka
[lihat.co.id] - Kalender
Saka adalah sebuah kalender yang berasal dari India. Kalender ini
merupakan sebuah penanggalan syamsiah-kamariah (candra-surya) atau
kalender luni-solar. Era Saka dimulai pada tahun 78 Masehi.
Sebuah tahun Saka dibagi menjadi dua belas bulan. Yaitu Srawanamasa,
Bhadrawadamasa, Asujimasa, Kartikamasa, Margasiramasa, Posyamasa,
Maghamasa, Phalgunamasa, Cetramasa, Wesakhamasa, Jyesthamasa,dan
Asadhamasa.
9.Kalender Yahudi
[lihat.co.id] - Kalender
Yahudi atau Kalender Ibrani adalah kalender yang digunakan oleh bangsa
Yahudi. Kalender ini memiliki 12 bulan, dengan setiap bulannya berjumlah
29 atau 30 hari dan kurang lebih berjumlah 354 hari setiap tahunnya.
Kalender Yahudi merupakan kalender tertua yang pernah ditemukan disebut
dengan Sedar Olam yang dibuat oleh rabi Yos� ben Halafta. Perhitungan
kalendar ini didasarkan pada usia orang-orang yang tercatat dalam
Alkitab dan 6 hari penciptaan.
10.Kalender Tionghoa
[lihat.co.id] - Imlek
atau Kalender Tionghoa menurut legenda, berkembang sejak 3 milenium SM.
Diyakini, kalendar Cina sebagai penanggalan yang paling lama masih
digunakan di dunia hingga saat ini. Kalendar ini diciptakan Huang Di
atau Maharaja Kuning, yang memerintah, sekitar 2698-2599 SM.
Nama bulan dalam penanggalan Tionghoa yaitu Cia Gwee,Ji Gwee, Sa Gwee,
Si Gwee, Go Gwee, Lak Gwee, Cit Gwee, Pe Gwee, Kauw Gwee, Cap Gwee, Cap
It Gwee dan Cap Ji Gwee.